DISPORIA.CO, SENTANI – Anggota MPR RI, Henock Puraro, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di Gereja Filadelfia, Nolokla, Distrik Sentani Timur, pada 22 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog kebangsaan yang menekankan pentingnya penguatan nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat di Papua.
Dalam penyampaian materinya, Henock Puraro yang akrab disapa Mas Pur menegaskan bahwa isu pendidikan dan kesehatan, khususnya di Papua, perlu mendapat dukungan penuh dari tokoh agama agar dapat terus didorong menjadi perhatian pemerintah sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan dan layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya menghadirkan keadilan sosial dan memperkuat persatuan bangsa.
Sebagai senator asal Papua, Henock Puraro menjelaskan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam membangun kualitas masyarakat melalui pelayanan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan iman, tetapi juga mendorong peningkatan pendidikan dan kesehatan. Ia menilai bahwa nilai-nilai keagamaan yang diajarkan di gereja sejalan dengan semangat 4 Pilar Kebangsaan karena menempatkan martabat manusia, kepedulian sosial, serta tanggung jawab bersama sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Henock yang juga merupakan putera daerah Sentani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pendidikan karakter di lingkungan keluarga dan gereja. “Mari bersama-sama menanamkan pendidikan budi pekerti sesuai nilai-nilai Pancasila kepada anak cucu kita agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan memiliki rasa cinta kepada bangsa dan daerah,” ujar Henock di hadapan peserta sosialisasi.
Menutup kegiatan, Henock Puraro yang juga dikenal memiliki latar belakang sebagai wartawan TVRI dan mantan Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jayapura menyampaikan bahwa pemahaman yang kuat antara pendidikan gereja dan nilai-nilai Pancasila akan sangat berpengaruh terhadap implementasi 4 Pilar Kebangsaan di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun Papua yang maju, harmonis, dan berlandaskan semangat kebangsaan.
Editor: Redaksi



